Monday, April 4, 2016

00.01 dan seterusnya, ketika terang masih terlelap

00.01 waktu yang indah untuk merenung

Merenung dalam berhentinya waktu dan syahdu

Karena semesta sudah terlalu lelah untuk bersua

Jadi biarkan keheningan merasuk membisik dan meneriakkan kata kata yang hanya ada dalam diam

Tentang segala nestapa di gejolak gejolak garis yang naik dan turun

Tentang pertemuan antara gelap dan gelap yang nantinya berujung pagi



Di hari lewat pukul 12 ini

Ada cerita tentang iri yang tak pernah berhenti

Di hari lewat pukul 12 ini

Ada sedu sedan yang berbisik

Di hari lewat pukul 12 ini

Ada tambatan yang ingin diisyaratkan oleh hati  kepada sukma di sebrang sana

Dan di hari lewat pukul 12 malam ini

Ada sesosok yang menanti



Ada apa dengan keluhan di hari lewat pukul 12 ini? entahlah



perlu jawaban kah?

tidak karena pertanyaannya selalu sama



Atau hanya perlu diam?

rasanya...iya





(pada akhirnya rampung pukul 00:09 | dihari ketika 4 secepat kilat berubah jadi 5, bulan keempat, dua kosong enam belas)

No comments:

Post a Comment

yang berubah dan tetap

banyak yang berubah setahun terakhir. kini rambutku kembali pendek di atas bahu dengan bekas luka operasi sepanjang enam senti di depan tula...