Sunday, October 29, 2017

yang mana?

kita pernah menyakiti dan disakiti.
keduanya tak bisa dipungkiri.
lantas, sekarang, sedang giliran menyakiti atau disakii?

Saturday, October 14, 2017

apakah iya?

jika kamu ada di posisiku
dan aku menjadi kamu


apakah kita akan berhenti untuk saling menyakiti?

Thursday, October 5, 2017

kalau, atau, dan mungkin

kalau dulu, ketika ditawari dua jalan yang berbeda.
pilihan mana yang akan kamu pilih?
jika sekarang kamu sudah menjalani jalan yang kanan.
apakah kamu berani untuk mengambil jalan yang kiri ketika bisa mengulang waktu?
atau sudah cukup bahagia di jalan ini dan tidak penasaran dengan apa yang ada di pilihan  1 lagi. apakah kamu tidak pernah penasaran apa jadinya jika dulu, kamu mengambil pilihan yang satunya. apakah mungkin hidupmu akan lebih baik? atau mungkin sama? mungkinkah juga lebih buruk?
kalau dulu bisa kembali diulang. aku akan memberanikan diri mengambil langkah yang lain.
aku akan memberanikan diri memilih sesuatu yang sesuai dengan pilihanku
sesuatu yang ingin aku pilih. bukan sesuatu yang terpaksa harus kupilih.
jika bisa. apakah mungkin keadaan akan berubah? apakah mungkin hidup akan lebih baik? atau mungkin sama saja. mungkin kedua jalan itu sama saja. mungkin memang dari awal pilihannya tidak ada. yang membuatnya berbeda adalah ketika kamu sudah mengambil jalan itu, apa yang akan kamu lakukan untuk menjalaninya? mungkin. mungkin itu akan merubah segalanya walau kamu dulu memilih jalan apapun.

berarti harus bagaimana saat ini? dengan pilihan yang aku pilih? jawabannya harus kamu cari sepanjang perjalanan ini.
berjalan.
dan nikmati.

lu-ka

ada hawa yang kembali menjatuhkan air dari matanya yang berwarna kelabu
bersembunyi di balik bantal usangnya
dan mungkin ini sudah menjadi kebiasaan si perempuan
bersedu sedan sembari jemarinya menutup telinganya
dan menutup indera penglihatan dari kebengisan yang ada di luar

namun sebenarnya dan sejujur - jujurnya,
mereka tidak melukai gadis itu
tidak ada sesuatu pun yang berniat untuk membawakan kesedihan baginya
dia hanya terlalu menerima dengan hatinya
jadi,
luka itu keluar dengan sendirinya

sampai kapan?

dalam setahun, ada satu hari sial dimana aku akan melihat dirinya dalam benak dan pikiranku

dia yang pernah terbengkalai lama di sudut tersempit di hatiku

yang sebenarnya harus kubuang jauh - jauh tapi nyatanya keberadaanya masih sama seperti beberapa tahun yang lalu

dan malam ini, mendengar satu lagu, lagu apapun itu.

yang bisa kuingat hanya
dia meloncat kabur untuk memberiku coklat

berjalan beriringan bersama menuruni tangga ujung itu

berpura pura duduk membicarakan hal penting padahal yang ada hanya kebisuan

memegang tangan kiriku dengan jemari kanannya karena kala itu tangan kananku sedang terluka. dimana lukanya sama besarnya ketika aku harus melepaskan genggamannya


jadi katakan padaku, sampai kapan? sampai berapa lama lagi? sehingga aku bisa benar - benar berhenti.

Tuesday, October 3, 2017

kari-kinan

dia berbisik - bisik seperti semilir angin di telinga kanan
dari mulutnya keluar binatang beraneka macam

kalau telinga kiri dan kanan ini ditutup sejenak, bolehkah?

Thursday, September 28, 2017

keluar

ada yang memaksa maksa keluar
menggedor gedor dengan jemari setengah darah
berteriak teriak minta dikeluarkan
padahal aku memegang kunci setengah berdarah itu
aku memilikinya
tapi mengapa tak bisa ambang pintu ini terbuka?
karena rasa takut mencekam ini lebih kuat dibandingkan keinginanku untuk pergi

Monday, May 22, 2017

24km

mari berjalan beriringan menuju peraduan
menuju tempat yang kita kenal dengan 'kenangan masa lalu'
meniti langkah demi setapak ingatan
meskipun gelap, gulita, dan semesta memaksa
aku dan kamu tetap tidak bergeming dalam dua ruang yang dipisahkan jarak

sejauh,
dua empat kilometer

Sunday, April 9, 2017

kompilasi #2

"Hai!"
Gama mendengar suara tinggi perempuan di depan wajahnya ketika dia sedang menunduk ke bawah memainkan ponselnya. Gama menengok ke atas dan melihat perempuan yang mirip hujan. Kenapa hujan? Karena mata gadis itu berwarna abu - abu kebiruan seperti hujan entah mengapa. Setelah mempelajari mata gadis itu, Gama baru berpikir apa yang dilakukan gadis ini, tapi sebelum bertanya Gama tidak ingin bersikap tidak sopan kepada seorang perempuan jadi kemudian di berkata hai juga dan tersenyum. Dia berani bersumpah pipi gadis itu bersemu merah dan yang membuatnya bertambah bingung adalah hal yang terjadi selanjutnya
Gadis itu berbalik dan berjalan cepat ke arah pintu keluar. Entah apa yang merasuki Gama hari itu, detik itu. Dia malah berdiri dari kursinya, memandangi punggung gadis itu dan kemudian mengejarnya lalu menepuk pundaknya.
"Siapa namamu?"
Gadis itu berhenti berjalan dan kemudian membalikkan badannya perlahan menatap Gama.
"Mara. Namaku Mara."
***

kompilasi #1

Orang bilang sedetik itu bukan apa – apa. Sedetik hanyalah satuan waktu yang benar – benar tidak berguna. Tak ada yang menganggap bahwa sedetik sesuatu yang penting. Apa yang bisa didapat dari sedetik? Mereka kira mereka tahu segalanya? Mereka tidak tahu bahwa sedetik adalah segalanya yang kamu butuhkan. Sedetik adalah momen dimana semuanya menjadi mugkin. Sedetik adalah segalanya yang berpihak kepada Mara hari itu. Sedetiknya dimulai ketika Mara melihat seorang lelaki memasuki cafe tempat dia sedang duduk. Sedetik itu, putra Aphrodite menghunuskan panah cintanya tepat di dada Mara.
Mara melihat masa depannya ketika dia melihat lelaki itu sedang memesan sesuatu kepada pelayan. Sungguh aneh melihat bagaimana proses jatuh cinta bekerja. Tidak ada angin dan tidak ada hujan, Mara bisa berkata bahwa dia mencintai lelaki itu. Lelaki yang bahkan tidak dia ketahui asal - usulnya, tidak diketahui apapun tentangnya kecuali kemeja putih dan celana jeasn yang dipakainya. 
Mara bertindak gila dan melupakan logikanya ketika dia berjalan pelan menghampiri lelaki itu. Dentuman suara kakinya bahkan tidak terdengar karena ada suara cepat dari jantungnya yang lebih keras. Rasanya jantungnya akan melompat ketika Mara mendengar mulutnya berkata "Hai!" kepada lelaki itu.
Sedetik itu, Mara melihat lelaki itu mengangkat wajahnya dan mata cokelat lelaki itu memandang dirinya.
***

kompilasi #prolog

Mara melihat kembali waktu yang melingkar di pergelangan tangannya untuk keseribu kaliya. Dia sudah duduk di tempat yang sama selama hampir 30 menit. Gerak - geriknya terlihat begitu gelisah. Matanya tak henti - henti menoleh pada pintu di samping kanannya. Satu hal yang dia sadari saat itu: dia sama sekali tidak suka menunggu. menunggu sebuah hal yang tidak pasti. Seolah saat ini waktu sedang mengejeknya. Detik - detik di jam tangannya melawan kekhawatiran hatinya. Laki - laki itu berjanji akan menemuinya, namun sekarang Mara sudah tidak yakin lagi dia akan datang. 
Pertanyaan muncul dalam benaknya, pertarungan sengit antara dua musuh bebuyutan, hati dan pikiran. Pikiran menyuruhnya untuk segera berlari pergi meninggalkan semuanya, meninggalkan lelaki itu. Sementara si hati memberikan pilihan untuk tetap menunggu. menunggu sesuatu yang tidak diketahui sembari berharap bahwa selalu ada kemungkinan yang membuat hati bahagia.
Mara memandang waktu untuk terakhir kalinya kemudian dia berdiri.
***

Saturday, April 8, 2017

true!


jadi kemarin saya sedang tidak ada kerjaan sampai memutuskan untuk mencari kata - kata cinta. singkat cerita, seolah jagat raya memang mengijinkan saya menemukannya. menemukan satu rangkaian kata yang membuat jantung berdetak cepat dan mulut mengeluarkan suara gemas. ternyata ada kata - kata yang sangat pas untuk menggambarkan situasi ketika seseorang menyatakan bahwa dirinya jatuh cinta. biasanya banyak orang yang lebih memilih bermimpi karena kenyataan 
dianggap sebagai subjek antagonis yang tidak seindah, semenyenangkan, dan sebaik dengan yang namanya mimpi.  Dr Seuss punya kata - kata yang akan menyanggahnya. menurutnya, jatuh cinta artinya kamu sulit sekali untuk tertidur pada malam hari, (memikirkan dia tentu saja).  hal ini terjadi mungkin karena pada akhirnya ada kesadaran dalam dirimu bahwa realita lebih baik daripada bunga tidur. bahkan kamu menantikan untuk terus bangun karena ingin bersamanya. untukmu, dia sekarang adalah kenyataan indah, bukan lagi sebuah impian indah.




wah, ini menjelaskan kenapa saya susah tidur kemarin malam. 
apakah ini artinya saya sedang jatuh cinta? 



gambar : www.askideas.com

kahaia

kahaia adalah sebuah bunga putih yang mekar ketika mentari bangun di pagi hari. kahaia memiliki wewangian yang menyenangkan bagi indera penciuman.
tapi sebenarnya tugas bunga kecil ini adalah melindungi rumahnya dari erosi.

dan kamu,
untukku
adalah kahaia itu.

bangun menemani pagiku. setiap hari. (setidaknya hampir selama dua tahun ini)
memberikan keharuman untuk setiap tarikan nafasku.
melindungiku dari kehancuran 'erosi' berbentuk orang - orang jahat di luar sana.

jika bunga kahaia begitu penting untuk melindungi polynesia,
kamu penting jua menjagaku.

terimakasih sudah menjadi bunga kecilku, kahaia.


Monday, March 27, 2017

ah~ alasan saja kamu itu

seharusnya,
kesibukan ini itu bukan alasan
alasan saya untuk menunda jemari dan kepala
untuk membuka plastik yang melindungi buku,
memulai perjalan dari halaman satu sampai beratus - ratus ke belakang
hingga ada kata tamat atau selesai

jadi selama ini saya hanya mencari alasan
alasan atas ketakutan untuk memulai kembali
untuk mencinta dan merasakan punya dunia sendiri di tengah keramaian dan kebisinga sekitar
tidak lagi saya berani bahkan sekedar membalikkan ke sampul belakang

maka,
sekarang saya harus kembali belajar
bukan hanya belajar ini itu
tetapi
mencintai kembali. sekali lagi. atau yang kali ke berapa. entahlah. yang penting kembali mencinta


Saturday, March 25, 2017

mirip tidak?


halo. ini saya. 
gadis berkacamata 
minus 8 di mata kanan dan minus 5 untuk sebelahnya.
rambut sekarang sudah lebih dari sedagu
suka sekali mitologi yunani
mencintai lagu - lagu yang sedikit melenceeng dari normal. kadang.
dan kamu. 
iya kamu yang lagi baca
(ditambahkan 'hehe' supaya lucu dan terkesan imut saja)
hehe.






Wednesday, March 8, 2017

Cinta saja tidak membuatmu kenyang, kawan!

Seorang perempuan muda pernah berhadapan dengan dua jalan yang benar – benar bertolak belakang. Di jalan pertama dia menemukan cintanya, tetapi jalan kedua penuh perjuangan mengejar cita – citanya. Dia sangat bingung hendak melangkah ke mana. Dia harus memilih dan pasti dia akan memilih keputusan yang paling tepat untuk dirinya sendiri.
Gadis itu menjalani hari – hari berat di saat dirinya sedang berkuliah tingkat kedua di sebuah Universitas di bilangan Tangerang. Entah mengapa dia merasa semua mata kuliah di semester tiga sangat sulit sehingga membuat dia merasa kelelahan. Selain itu, semua uang kuliah dibiayai oleh mamanya dan membuat dirinya merasa semakin tidak nyaman untuk memberatkan mamanya.  Hal itu membuat dia merasa ingin berhenti saja berkuliah dan menikah muda dengan pacarnya, si lelaki itu yang sudah bersamanya selama tiga tahun ini.
Awalnya, tekad  untuk berhenti kuliah sudah bulat dan dia tidak akan melanjutkan semester empat, tetapi entah mengapa semesta memberi jawab lain untuk keputusannya. Jawaban pertama datang dari mamanya sendiri yang tidak memperbolehkan gadis itu untuk berhenti kuliah karena ada kekhawatiran akan masa depan anaknya. Kemudian teman – teman terdekatnya juga melarang keras keputusannya itu. Jawaban terakhir yang membuat dia sangat bimbang adalah diterimanya dia dalam sebuah media kampus yang selama ini dia inginkan.
Setelahnya, si gadis berpikir dan merenung apakah dia harus memilih jalan dimana dia bisa bersama orang yang dia cintai dan tidak perlu lagi kelelehan dengan semua perkuliahannya atau tetap melanjutkan kuliahnya dan mengejar cita – citanya sebagai reporter. Akhirnya, dia memilih untuk tetap berkuliah karena merasa cinta saja tidak cukup. Mungkin dengan memutuskan untuk berhenti kuliah membuat dia bisa bahagia dengan pacarnya, tapi itu tidak cukup. Menurutnya jika hanya dengan cinta, hidupnya belum cukup lengkap untuk membuat dia bahagia. Dia butuh usaha dan kerja keras dari diri sendiri untuk bisa mewujudkan cita – citanya dan menjadi bahagia. Jadi akhirnya dia memilih untuk tetap melangkah di jalan panjang dan berliku.

Karena Mencintai Saja Tidak Cukup

Kalau kamu kamu mau mencintai, ada satu syarat yang harus kamu penuhi: dicintai
Memandangnya dari jauh
Berjalan memutar
Bersemu pipimu ketika berpapasan dengannya
Semua itu tidak cukup jika hanya kamu yang mencintai
Untuk membuatnya sempurna,
Kamu juga butuh dicintai.
mencintai dan dicintai kemudian semuanya menjadi cukup.

Monday, January 2, 2017

mungkin tulisan paling tiada beresensi untuk memulai tahun

di awal tahun yang baru ini saya sakit. entah juga sakitnya apa, yang pasti sudah dari tanggal 28 saya bolak - balik ke RS dan berhubungan diam - diam dengan jarum suntik dan temannya si alkohol. selain itu, laptop saya rusak. saya tidak bisa mengetik enter dan backspace. jadi maaf ya harus seperti ini.dengan penyakit yang saya dapatkan di akhir perjalanan 2k16, semakinn saya menyadari bahwa berkat tercurah luar biasa selama 2k16 berjalan (saya juga tidak bisa mengetik angka nol. maaf. dan karakter kurung tutup juga. sekali lagi maaf. segala penyakit ini ingin mempersiapkan saya untuk lebih kuat di tahun yang baru ini. karena tentu saja semuanya akan menjadi lebih sulit dan menyebalkan. saya diajarkan untuk bersusah - susah terlebih dahulu di awal hingga akhirnya di penghujung nanti saya bisa dengan santai berkata semuanya ternyata baik. .....................................................ah saya lelah sekali mengetik seperti ini. bertemu di tulisan yang berikut berikutnya saja ya! selamat tahun baru 2k17, kalian!

yang berubah dan tetap

banyak yang berubah setahun terakhir. kini rambutku kembali pendek di atas bahu dengan bekas luka operasi sepanjang enam senti di depan tula...