Thursday, January 16, 2020

tentang aku, aku yang baru

Pertama kali menulis di blog ini, 12 Februari 2016, aku hanyalah seorang perempuan dengan minus tujuh di mata kanan dan inus lima di mata kiri. Aku di 2016 masih sejelek anak baru lulus SMA setahun lamanya. Seingatku diriku yang dulu tak jauh dari kuliah, membaca, berteman, pacaran, dan hal-hal tidak penting lainnya.
Rasanya hal paling menyulitkan dan menyedihkan dalam hidupku di 2016 hanyalah ujian yang susah atau berantem dengan pacar. aku tidak sadar bahwa sekarang, diriku di 2020 tertawa terbahak-bahak melihat 2016 aku yang hidup dengan sangat menyenangkan. karena sekarang aku adalah aku yang baru.

penghujung berakhirnya 2019, ayahku stroke. sama.sekali.tidak.meyenangkan. tadinya aku yang begitu bimbang dengan kehidupan setelah lulu kuliah melihat cahaya terang dengan memilih melanjutkan studi ke jepang. negara yang paling aku sukai sejauh ini. tapi semuanya batal. semua orang bilang dan aku sendiri meyakinkan diriku bahwa aku tidak bisa pergi. Anak macam apa yang menghabiskan uang ayahnya untuk sekolah lagi. lagipula aku merasa aku tidak sepintar itu untuk mendapatkan beasiswa. jadi aku menyerah. tapi rasanya jauh di dalam lubuk hatiku aku tidak terima. mungkin aku marah dengan keadaan itu. Aku begitu stress melihat ayahku sakit kepala hebat karena pendarahan di otaknya. aku kebingungan melanjutkan usaha ayahku menggantikannya untuk sementara waktu. badanku juga sepertinya kelelahan sekali.

lalu hal yang paling tidak diduga malahan datang mengetuk. aku memang sudah merasa sejak September 2019 ada yang salah dengan mataku. Mata kananku suka kecil sebelah dan pandanganku menjadi berbayang. Akhirnya aku memutuskan ke dokter mata dan beliau menyuruhku pergi ke dokter syaraf. Ternyata tepat di hari ulangtahun ibuku, dokter melakukan pemeriksaan dengan menusuk jarum di dahiku dan beliau mendiagnosa aku sakit myasthenia gravis. sebuah penyakit autoimun yang akut dan tidak akan bisa sembuh

semua berubah sejak itu. myasthenia gravis membuatku benar benar kelelahan. dengan mata yang sering berbayang aku jadi semakin banyak butuh bantuan. omong-omong, buat yang tidak tahu, myasthenia gravis adalah sebuah penyakit yang terjadi karena antibodi di dalam tubuh malah menyerang sel sehat di dalam tubuh. Kebetulan di myasthenia gravis, penyakit ini akan menyerang otot. oto mata, tangan, kaki, menelan, bahkan pernapasan. untungnya baru mataku saja dan sedikit tangan kanan ku yang kena. sialnya, tidak ada obat yang bisa menyembuhkan. hanya obat yang membantu untuk menjaga agar tetap sehat. 

setelah sakit, makananku pun harus dijaga. aku tidak boleh makan gluten, pengawet, pemanis, penyedap, perwarna (padahal semua makanan kan ada empat hal tersebut ya?), tidak boleh susu, keju, cokelat, kentang, dan masih banyak yang lain. menyedihkan sekali. aku sempat pernah menangis karena sudah tidak bisa makan apapun.

lucunya. seakan belum selesai. dokter kembali memvonis kalau penyakit autoimunku ini tidak hanya myasthenia gravis. aku juga sakit hipertiroid. lucunya lagi dokter menyuruhku CT scan thorax karena katanya biasanya penyandang myasthenia gravis (MG) sakit karena masih ada kelenjar timus di dada. tepatnya di belakang tulang dada. kelenjar timus ini berguna untuk memproduksi antibodi dan katanya dokter ada pada bayi untuk menjaganya dari virus dan bakteri di luar. seharusnya timus ini menghilang seiring dengan berjalannya waktu. Sayangnya biasanya timus ini masih ada dan malah menyebabkan MG.
kemudian dua hari yang lalu hasil CT scan ku keluar. dokter bilang ada benjolan gumpalan daging berukuran 8 cm yang seharusnya tidak ada di belakang tulang dada dan di atas jantungku ini. dokter bilang harus diangkat karena kita tidak akan tau apakan benjolan itu membesar atau mengganas atau berubah jadi tumor. lucu sekali bukan?

aku merasa kalah dengan autoimunku ini. dan sampai detik ini. jujur belum ada jawaban yang terpikirkan di kepalaku. aku tidak melakukan apa-apa karena khawatir tubuhku akan sakit. tapi aku jadi orang yang sangat sangat tidak berguna.

menyedihkan sekali bukan aku yang baru ini?

No comments:

Post a Comment

yang berubah dan tetap

banyak yang berubah setahun terakhir. kini rambutku kembali pendek di atas bahu dengan bekas luka operasi sepanjang enam senti di depan tula...