'Sampai Jadi Debu'
liriknya tuh sederhana tetapi aduhai berarti sekali. musik dan liriknya kawin sekali. apalagi dengan dentingan piano oleh Gardika Gigih yang dimulai detik ke 0.05 membuat saya jatuh cinta pada pendengaran pertama dengan nadanya. kemudian ketika suara Rara Sekar muncul, rasanya syahdu sekali tiba tiba kamar kosan saya. kurang lebih 3 menit kemudian ketika Rara Sekar mengaksarakan lagunya, hati saya langsung berhenti berdetak. suka sekali mulai dari diksi pertama. dilengkapi dengan suara khasnya Ananda Badudu menjadikan lagu ini sangat sangat harus didengarkan di tepi jendela sore sore ketika hujan! kalian harus dengar ya sobat... (ewhhh)
liriknya seperti ini :
badai tuan telah berlalu
salahkah ku menuntut mesra
tiap pagi menjelang
kau di sampingku
ku aman ada bersamamu
selamanya
sampai kita tua
sampai jadi debu
ku di liang yang satu
(ku disebelahmu)
badai puan telah berlalu
salahkah ku menuntut mesra
tiap taufan menyerang
kau di sampingku
kau aman ada bersamaku
selamanya
sampai kita tua
sampai jadi debu
ku di liang yang satu
(ku disebelahmu)
No comments:
Post a Comment