seharusnya,
kesibukan ini itu bukan alasan
alasan saya untuk menunda jemari dan kepala
untuk membuka plastik yang melindungi buku,
memulai perjalan dari halaman satu sampai beratus - ratus ke belakang
hingga ada kata tamat atau selesai
jadi selama ini saya hanya mencari alasan
alasan atas ketakutan untuk memulai kembali
untuk mencinta dan merasakan punya dunia sendiri di tengah keramaian dan kebisinga sekitar
tidak lagi saya berani bahkan sekedar membalikkan ke sampul belakang
maka,
sekarang saya harus kembali belajar
bukan hanya belajar ini itu
tetapi
mencintai kembali. sekali lagi. atau yang kali ke berapa. entahlah. yang penting kembali mencinta
No comments:
Post a Comment