Tuesday, November 29, 2016

?

berderai - derai tirta kencana gemerlapan di sudut netranya
durjana tersebut tercampak melewati pipi semu merahnya sebelum jatuh ke butala

ego ditampar realitas gambaran wanita yang terpantul di depan
dia menangis.
kemudian fuad dan akal seperti dijatuhi reruntuhan
bayangan tangisan itu,
puan indah itu,
tak piawain melawannya,

sudah berakhir remasan jantungku 

No comments:

Post a Comment

yang berubah dan tetap

banyak yang berubah setahun terakhir. kini rambutku kembali pendek di atas bahu dengan bekas luka operasi sepanjang enam senti di depan tula...