saya hampir saja melompat dari tebing. secara metafora tentu saja.
tapi tunggu..
ada kemungkinan beberapa persen kalau itu juga harafiah
mengapa demikian?
banyak hal yang membuat saya akhirnya memiliki sahabat baru dan musuh besar
jadi saat ini tidur adalah sahabat terbaik yang saya punya. kami berdua ingin selalu bersama tetapi seringkali dipisahkan oleh musuh terbesar saya: waktu
teruntuk waktu, saya ingin sekali menusuk anda dengan benda tajam seperti misalnya dengan jarum anda sendiri agar anda berhenti berdetik, bermenit, dan berjam.
banyak sekali hal yang harus saya pikirkan dan kerjakan. untung saja saya tidak jadi melompat dari tebing.
maka dari itu,
waktu, ijinkan saya bertemu sahabat saya nanti malam ya.
No comments:
Post a Comment