Sunday, February 28, 2016

ketika merindu, harus apa?

katanya rindu itu sebuah doa? atau bahkan sebuah jarak? jadi rindu itu apa?
katanya lagi, rindu itu hanya bisa berhenti ketika pelukan hangat didapatkan, benarkah?
tapi ya, yang saya rasakan, rindu itu tidak berhenti jika mendapat pelukan. itu bohong. ketika rindu diberi pelukan, yang ada hanya rindunya bertambah dua kali lipat.
memang untuk sedetik ketika kamu ada di pelukannya, rindu itu mencair, tapi sesaat setelah kamu melepaskan pelukkanya, rindumu kembali lebih besar dan lebih besar lagi.
lantas harus apa? dipeluk selamanya?
dasar tidak logis.

No comments:

Post a Comment

yang berubah dan tetap

banyak yang berubah setahun terakhir. kini rambutku kembali pendek di atas bahu dengan bekas luka operasi sepanjang enam senti di depan tula...