Thursday, March 3, 2016

tentang puisi yang dituliskan kembali

berawal dari apa saya tahu mengenai sesuatu yang tidak abadi, maka saya memutuskan untuk memperlihatkan puisi saya yang sederhana ini melalui ketikan laptop. saya tahu menulis di kertas memang lebih menyenangkan dibandingkan mengetik seperti ini. tapi apa daya kalau suatu hal terjadi (buku puisi yang basah misalnya, atau selalu hilang begitu)
untuk itu, saya akan 'menulis' di blog ini. ya... bukan berarti blog ini abadi.
kan sudah saya bilang tidak ada yang abadi.

No comments:

Post a Comment

yang berubah dan tetap

banyak yang berubah setahun terakhir. kini rambutku kembali pendek di atas bahu dengan bekas luka operasi sepanjang enam senti di depan tula...